{"id":896,"date":"2022-05-14T01:00:00","date_gmt":"2022-05-14T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/?p=896"},"modified":"2026-02-03T15:17:10","modified_gmt":"2026-02-03T08:17:10","slug":"mengenal-perbedaan-content-writer-dan-copywriter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/branding\/mengenal-perbedaan-content-writer-dan-copywriter\/","title":{"rendered":"Mengenal Perbedaan Content Writer dan Copywriter"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat ini profesi <em>content writer<\/em> dan <em>copywriter<\/em> begitu dibutuhkan, karena banyak perusahaan yang membutuhkan strategi pemasaran secara digital. Makanya, kenapa saat ini banyak brand atau perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan <em>digital agency. <\/em>Dalam mempromosikan sebuah <em>brand<\/em> atau perusahaan, tentu saja membutuhkan sebuah penulis konten untuk meramu sebuah paparan terkait produk dan jasa agar tampil menarik dan efektif dan bisa dikenal banyak orang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sama-sama memiliki tugas untuk menulis konten, namun content writer dan copywriter nyatanya berbeda, loh! Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahuinya dan berpikiran bahwa tugas kedua profesi tersebut sama saja. Padahal dilihat dari pengertian, isi kontennya, dan tujuan pembuatan konten, <em>content writer<\/em> dan <em>copywriter<\/em> sangat berbeda satu sama lain. Seseorang yang bisa membuat <em>content writing<\/em>, belum tentu jago membuat <em>copywriting<\/em> untuk penjualan. Begitu pun sebaliknya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, jika kamu memiliki kemampuan menulis dan tertarik dengan posisi <em>content writer<\/em> atau <em>copywriter<\/em>, tetapi belum mengetahui secara detail apa saja tugas dari masing-masing profesi tersebut. Berikut ini simak perbedaan <em>content writer<\/em> dan <em>copywriter<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Pengertian Content Writer dan Copywriter<\/h2>\n\n\n\n<h3>1. Content Writer<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Content writer<\/em> adalah seorang penulis konten yang biasanya menulis untuk sebuah website perusahaan atau klien, dan dioptimalkan dengan kata kunci <em>(keyword) <\/em>yang SEO-<em>friendly. <\/em>Sehingga tulisan bisa gampang ditemukan pembaca lewat pencarian Google. Konten yang mereka ciptakan bisa berbentuk artikel, postingan media sosial, atau apa pun yang ditulis untuk <em>platform<\/em> <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan tulisannya, seorang <em>content writer<\/em> diharapkan dapat mengedukasi pembaca dengan menyajikan informasi yang detail namun tetap mudah dimengerti. Makanya, <em>content writer<\/em> dituntut untuk bisa membuat tulisan yang menarik dan mudah dibaca, agar bisa di-<em>share <\/em>oleh banyak orang dan menjadikan website dikunjungi banyak <em>viewers.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Seorang <em>content writer<\/em> lebih fokus kepada bagaimana sebuah produk bisa dengan mudah dicari di mesin pencari. Berbeda dengan <em>copywriter<\/em> yang kontennya lebih mengarah kepada tujuan komersil. Yuk, langsung aja simak pengertian <em>copywriter<\/em> selengkapnya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3>2. Copywriter<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Copywriter<\/em> adalah penulis konten yang tujuannya lebih untuk kebutuhan komersil yakni mengiklan sebuah produk atau jasa. Konten yang dibuat pun tidak sepanjang artikel, melainkan hanya sebuah <em>copy <\/em>(kata-kata) pendek dan singkat yang berisi sebuah promosi produk atau jasa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum membuat konten iklan untuk suatu produk atau jasa, baik <em>copywriter<\/em> maupun <em>content writer<\/em> sama-sama membutuhkan pengamatan. Tahap observasi ini dilakukan untuk mengetahui konten seperti apa yang sesuai dengan sasaran brand dan isu apa yang sedang tren. Namun, konten yang dibuat oleh <em>copywriter<\/em> biasanya lebih menuntut kreativitas dan harus bisa menjual. Sebab, kekuatan utamanya adalah pada kata-katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil tulisan dari seorang <em>copywriter<\/em> biasanya muncul di beragam platform seperti website perusahaan, media sosial, iklan TV,&nbsp; <em>banner website<\/em>, <em>newsletter<\/em>, atau <em>stick train, <\/em>iklan-iklan yang suka terpampang di kereta.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"536\" src=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Perbedaan-Content-Writer-dan-Copywriter-2-1024x536.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-900\" srcset=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Perbedaan-Content-Writer-dan-Copywriter-2-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Perbedaan-Content-Writer-dan-Copywriter-2-300x157.jpg 300w, https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Perbedaan-Content-Writer-dan-Copywriter-2-768x402.jpg 768w, https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Perbedaan-Content-Writer-dan-Copywriter-2.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2>Tugas Content Writer dan Copywriter<\/h2>\n\n\n\n<h2>1. Tugas Content Writer<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti telah dibahas di atas bahwa seorang <em>content writer<\/em> bertanggung jawab pada artikel yang ditayangkan di website dan juga postingan di media sosial milik perusahaan atau klien. Sebelum menulis, tentu saja content writer harus memikirkan topik yang perlu diangkat untuk menyesuaikan kebutuhan target audiens. Dalam mengelola konten-konten baik di website maupun media sosial perusahaan, biasanya seorang content writer bekerja sama dengan <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/seo\/profesi-seo-specialist-skill-tugas-peran-untuk-digital-marketing\/\"><em>SEO specialist<\/em><\/a> dan desainer grafis.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel-artikel yang sudah dibuat oleh content writer tentu perlu dimonitori juga oleh <em>SEO specialist<\/em> agar performa rank website dapat meningkat di SERP (Search Engine Results Page), sehingga <em>keywords<\/em> yang ditargetkan bekerja dengan baik saat audiens melakukan pencarian di <em>search engine<\/em>. Meski begitu, <em>content writer<\/em> juga wajib untuk mengetahui dasar-dasar SEO. Sementara itu, desainer grafis dibutuhkan untuk merancang gambar visual yang akan disisipkan ke dalam tulisan yang telah dibuat <em>content writer<\/em>. Jika sudah disetujui semua, baik tulisan maupun gambar, maka artikel siap ditayangkan.<\/p>\n\n\n\n<h2>2. Tugas Copywriter<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Copywriter<\/em> bertugas membuat naskah persuasif yang efektif agar masyarakat tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan. Itulah alasannya mengapa <em>copywriter<\/em> banyak bekerja di perusahaan <em>advertising<\/em>. Berbeda dengan content writer, karya dari seorang <em>copywriter<\/em> diunggah ke berbagai platform, tidak melulu dalam website. Bisa ke televisi, radio, iklan, billboard dan juga media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Makanya kenapa <em>copywriter<\/em> dituntut untuk bisa menghasilkan kata-kata unik yang mudah diingat oleh orang. Sebab, konten yang diciptakan biasanya berupa kalimat pendek yang memiliki batasan karakter. Kalimat pendek, harus kreatif dan menarik, serta <em>outside the box. <\/em>Susah-susah gampang, bukan? Jelas sudah bahwa seorang <em>copywriter<\/em> harus bisa memiliki pemikiran berbeda dan pengetahuan yang luas.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Copywriter<\/em> juga harus bisa memahami untuk siapa konten dibuat. Hal tersebut bisa membantu dalam menciptakan konten yang persuasif hingga membuat calon konsumen tertarik membeli produk atau jasa dari perusahaan atau klien. Sebab, pekerjaan ini berkaitan erat dengan iklan dan target audiens pun bisa berbeda-beda tergantung produk atau jasanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>***<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah perbedaan <em>content writer<\/em> dan <em>copywriter<\/em> yang bisa kamu ketahui. Dengan mengetahui perbedaan ini, kamu bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuan dalam bidang menulis. Perlu diingat yang membuat kedua profesi ini berbeda yakni <em>content writer<\/em> menulis dengan informatif, sedangkan <em>copywriter<\/em> menulis dengan persuasif. Tetapi, dalam strategi marketing, seorang <em>content writer<\/em> juga bisa membuat konten tulisan yang persuasif dengan tujuan membangun kepercayaan pembaca sebelum pembaca memutuskan tindakan selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, apakah kamu sendiri tertarik untuk menjadi <em>content writer<\/em> atau <em>copywriter<\/em>? Bagi kamu yang gemar menulis dan memiliki kemampuan menulis yang baik, kamu bisa <em>loh <\/em>untuk <em>join <\/em>lowongan intern untuk posisi <em>copywriter<\/em> di Bounche <em>digital agency<\/em>! Langsung aja segera daftarkan diri kamu melalui <em>website<\/em> <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/career\">https:\/\/www.bounche.com\/career<\/a> dan rasakan keseruannya bekerja di dunia agensi digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sama-sama menulis dan memproduksi konten, tetapi content writer dan copywriter memiliki perbedaan dalam segi tujuan dan jenis kontennya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":899,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[122],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=896"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3786,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896\/revisions\/3786"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/899"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}