{"id":39,"date":"2017-05-11T01:35:41","date_gmt":"2017-05-11T01:35:41","guid":{"rendered":"http:\/\/www.bounche.com\/blog\/?p=39"},"modified":"2022-06-20T02:06:00","modified_gmt":"2022-06-20T02:06:00","slug":"memanusiakan-merek-melalui-media-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/memanusiakan-merek-melalui-media-sosial\/","title":{"rendered":"\u2018Memanusiakan\u2019 Merek Melalui Media Sosial"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bounche.com<\/strong><\/span>\u00a0&#8211; Dunia marketing, khususnya digital\u00a0marketing berkembang kian pesat, banyak strategi yang berkembang atau bahkan telah berubah, misalnya dalam hal pendekatan <em>content marketing<\/em>, dulu <em>content marketing<\/em> biasanya lebih menitikberatkan pada\u00a0fakta: argumentasi menarik dan cara pikir rasional. Namun, kini\u00a0<em>content\u00a0marketing<\/em>\u00a0cenderung persuasif secara emosional dan lebih\u00a0membawa konsumen ke dalam percakapan &#8216;<em>like a human&#8217;<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti dalam<em>\u00a0<\/em>media sosial<em>, <\/em>demi membangun hubungan jangka panjang, perusahaan harus menyadari bahwa media sosial harus bertransformasi dari <strong><em>product<\/em><\/strong> ke <strong><em>human being<\/em><\/strong>. Inilah saatnya &#8216;memanusiakan&#8217; merek melalui media sosial. Kenali produk Anda, perkuat karakteristiknya, ciptakan persona dan mulailah bangun percakapan &#8216;<em>like a human<\/em>&#8216; di media sosial. Catatan penting, o<em>bjective<\/em>\u00a0bukan hanya <em>engagement rate<\/em>, tapi esensi sesungguhnya adalah <em>connection<\/em>, ya, dengan <em>connection<\/em> yang kuat,\u00a0<em>brand<\/em> Anda pasti akan memiliki <em>relationship<\/em> yang kuat (dengan konsumen).<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-327\" src=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/memanusiakan-merek-melalui-media-sosial.gif\" alt=\"Content Social Media\" width=\"600\" height=\"320\" \/><\/p>\n<p>Di era Marketing 3.0, perusahaan menghadapi konsumen yang secara <em>holistic<\/em> memiliki <em>mind<\/em>, <em>heard<\/em>, dan <em>spirit<\/em>. Pada sisi lain, fenomena \u2018pelanggan adalah raja\u2019 sudah tidak berlaku lagi. Konsumen minta diperlakukan <em>like<\/em> <em>a human<\/em> dan <em>as<\/em> <em>a<\/em> <em>friend<\/em>. Intinya, di era 3.0 sebuah merek dituntut aktif terlibat dengan konsumen dengan pendekatan lebih personal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seiring perjalanan waktu, model marketing berubah dari Marketing 1.0 ke Marketing 2.0, dari <em>product<\/em> <em>centric<\/em> (yang dijual adalah kualitas teknis menurut kacamata produsen) ke <em>consumer<\/em>&#8211;<em>centric<\/em> area (yang dijual adalah kualitas menurut kacamata konsumen). Marketing 3.0 menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga berpartisipasi dalam memecahkan problem sosial. Keadaan ini memaksa banyak perusahaan besar menerjunkan diri ke arena percakapan yang terbangun melalui media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Social is now a significant investment for most brands<\/em>. Detak jantung media sosial adalah konsumen. Sederhananya, media sosial adalah tentang pertemanan dan percakapan. Penelitian yang dilakukan Firefly Millward Brown menyoroti perlunya sebuah merek untuk mendapatkan kepercayaan konsumennya. Responden mengungkapkan ketidaksukaan mereka terhadap cara penyampaian merek atau perusahaan di media sosial dan keinginan mereka agar merek atau perusahaan lebih relevan, transparan dan berperilaku layaknya seorang teman dibandingkan menjadi perusahaan yang \u2018melulu\u2019 mengedepankan promosi atau <em>selling<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komposisi konten media sosial idealnya adalah 40 persen konten mengusung strategi <em>entertaining &amp; engaging content<\/em>\u00a0atau konten yang cenderung mengundang interaksi (<em>comment<\/em>, li<em>k<\/em>e dan <em>share)<\/em>, seperti <em>game<\/em>, tanya pendapat atau opini, <em>quote<\/em> motivasi atau inspirasi, kuis dan lainnya. 30 persen konten memberikan informasi dan edukasi, 20 persen konten mengusung strategi promosi atau <em>soft<\/em> <em>selling<\/em>, ingat hanya 20 persen! 10 persen terakhir adalah konten yang diisi oleh <em>fans<\/em> (<em>user<\/em> <em>generated<\/em> <em>content<\/em>). Perusahaan-perusahaan yang kerap gagal dalam memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk berkomunikasi atau mendekatkan diri dengan konsumen umumnya dikarenakan perusahaan tersebut terlalu gencar melakukan promosi atau <em>hard<\/em> <em>selling<\/em> di media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKonsumen menginginkan percakapan di mana merek mendengarkan apa yang mereka katakan. Bukan hanya sekedar menyampaikan pesan atau iklan tanpa memperhitungkan apa yang konsumen pikirkan, rasakan dan inginkan,\u201d ungkap Rob Hernandez, <em>Global Brand Director Firefly Millward Brown<\/em>, seperti dilansir dari <em>Firefly<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membuat merek seperti \u2018manusia\u2019 menekankan pentingnya pemahaman bahwa <em>followers<\/em>, <em>fans<\/em>, maupun <em>friends<\/em> di media sosial perusahaan Anda lebih dari sekedar konsumen. Kunci untuk membuatnya bekerja adalah dengan membangun interaksi, memahami konsumen Anda dan jangan lupa untuk meningkatkan kepercayaan sebagai hal utama dalam berbisnis. Sebagian besar konsumen membeli produk atau jasa karena mereka percaya terhadap sebuah merek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKonsumen tidak suka <em>gimmick<\/em> dan ingin perusahaan bersikap jujur tentang produk dan layanannya. Mereka juga ingin perusahaan memiliki \u2018<em>human<\/em> <em>face<\/em>\u2019. Ketakutan terbesar konsumen adalah perusahaan ingin mengubah media sosial dari komunitas menjadi pasar,\u201d tambah Rob.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsumen memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kelangsungan sebuah bisnis. Ketika konsumen membaca konten atau menanyakan sesuatu melalui media sosial, berikanlah jawaban seperti jawaban dari seorang teman, bukan dari komputer atau jawaban-jawaban yang cenderung \u2018kaku\u2019. Jika perusahaan dapat menerapkan cara ini, perusahaan tidak hanya akan membuat konsumen membeli produk atau jasa, tetapi mereka juga akan menjadi pendukung setia bagi merek Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBerkomunikasi dengan konsumen saat ini layaknya seperti terlibat dalam percakapan sekelompok orang di sebuah pesta <em>cocktail<\/em>. Perusahaan harus tahu kapan waktu yang tepat untuk masuk dalam percakapan itu dan memberikan kontribusi terhadap percakapan teresebut,\u201d jelas Ron Faris, CMO dari Virgin Mobil USA, seperti yang dikutip dari <em>Digiday<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh: Wahyu Munajat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bounche.com\u00a0&#8211; Dunia marketing, khususnya digital\u00a0marketing berkembang kian pesat, banyak strategi yang berkembang atau bahkan telah berubah, misalnya dalam hal pendekatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":274,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[121],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":330,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39\/revisions\/330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}