{"id":1317,"date":"2024-03-05T10:26:00","date_gmt":"2024-03-05T03:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/?p=1317"},"modified":"2026-02-03T15:35:06","modified_gmt":"2026-02-03T08:35:06","slug":"apa-itu-digital-marketing-serta-strategi-konsep-dan-tujuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/apa-itu-digital-marketing-serta-strategi-konsep-dan-tujuan\/","title":{"rendered":"Digital Marketing: Pengertian, Strategi, dan Tujuan"},"content":{"rendered":"\n<p>Beberapa tahun belakangan ini, dunia digital telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Perkembangan teknologi ini mendorong berbagai perusahaan maupun <em>brand <\/em>untuk melakukan digitalisasi pada produk serta layanan yang dimiliki. Kegiatan pemasaran secara digital ini disebut juga dengan istilah <em>digital marketing<\/em>. Apa itu <em>digital marketing<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<p>Hal-hal yang dulunya dilakukan secara konvensional, kini bisa dilakukan secara digital melalui jaringan <em>online<\/em>, misalnya seperti belanja barang secara <em>online<\/em>, membayar tagihan secara <em>online<\/em>, bahkan melaporkan pajak secara <em>online<\/em>. Berikut ini akan dijabarkan pengertian <em>digital marketing <\/em>dalam dunia bisnis dan pemasaran? Simak pembahasan mengenai apa itu <em>digital marketing <\/em>dan contohnya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>Apa Itu <em>Digital Marketing<\/em>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Digital marketing adalah tindakan mempromosikan <em>brand<\/em>, produk, maupun layanan melalui internet serta saluran digital lainnya. Saluran digital yang dimaksud misalnya seperti <em>social media<\/em>, SEO, aplikasi <em>mobile<\/em>, iklan berbasis <em>web<\/em>, <em>email<\/em>, dan sebagainya. Tujuan <em>digital marketing <\/em>adalah untuk mengkoneksikan antara <em>brand<\/em> dengan <em>potential customers<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep <em>digital marketing <\/em>meliputi segala bentuk aktivitas pemasaran yang melibatkan komunikasi digital, baik berupa teks, gambar, video, atau pesan multimedia lainnya. Aktivitas <em>digital marketing <\/em>umumnya dilakukan secara <em>online <\/em>melalui internet. Namun, aktivitas <em>digital marketing <\/em>juga bisa dilakukan secara <em>hybrid <\/em>yaitu gabungan <em>online <\/em>dan <em>offline<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh <em>digital marketing <\/em>misalnya terdapat suatu <em>brand <\/em>ingin mengadakan <em>marketing campaign <\/em>untuk menyambut bulan Ramadan melalui acara buka bersama. <em>Brand <\/em>tersebut dapat mengadakan acara buka bersama secara <em>offline<\/em>, namun menyiarkan acaranya secara <em>online<\/em> melalui berbagai <em>platform <\/em>dan <em>channel <\/em>digital. Dengan begitu, <em>brand <\/em>tersebut dapat mencapai strategi <em>digital marketing <\/em>yang utuh dan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, seberapa penting <em>digital marketing <\/em>bagi perusahaan? Apa saja manfaat yang bisa diperoleh suatu perusahaan dengan melakukan aktivitas <em>digital marketing <\/em>dalam bisnisnya?<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>Manfaat Digital Marketing<\/strong>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Digital marketing <\/em>telah menjadi strategi yang sangat penting untuk dilakukan di era teknologi yang semakin canggih ini. Saat ini, semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bermain <em>gadget <\/em>dan berselancar di internet. Kebiasaan inilah yang membuat pemasaran digital penting untuk dilakukan. Semakin banyak orang mengakses konten digital, artinya semakin banyak pula orang yang akan melihat dan berinteraksi dengan konten <em>digital marketing<\/em> yang dibuat perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi <em>digital marketing <\/em>memungkinkan suatu bisnis untuk mencapai target audiens yang lebih luas secara efektif. Di samping itu, dengan <em>digital marketing<\/em>, suatu bisnis juga dapat dengan mudah melakukan <em>tracking<\/em> atas berbagai <em>campaign <\/em>digital yang pernah dilakukan demi keperluan evaluasi ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Digital marketing<\/em> juga memiliki berbagai manfaat lain, di antaranya yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>1. Meningkatkan <\/strong><strong><em>reach <\/em><\/strong><strong>dan <\/strong><strong><em>engagement<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Reach<\/em> merupakan istilah yang menggambarkan berapa banyak audiens yang dapat dicapai saat melakukan aktivitas <em>marketing<\/em>. Sedangkan <em>engagement <\/em>adalah istilah yang menggambarkan keterlibatan audiens dengan konten <em>marketing <\/em>yang dibuat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memanfaatkan <em>digital marketing<\/em>, suatu bisnis tidak hanya dapat mencapai audiens lokal saja, namun juga audiens dari luar kota, bahkan audiens global. Hal ini dapat melebarkan <em>customer base <\/em>yang dimiliki oleh suatu bisnis. Selain itu, <em>digital marketing <\/em>juga dapat meningkatkan keterlibatan audiens dengan konten <em>marketing <\/em>yang dibuat melalui berbagai interaksi <em>online<\/em>, seperti <em>like<\/em>, <em>comment<\/em>, <em>share<\/em>, <em>direct messages<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>2. Lebih hemat biaya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Secara umum, <em>digital marketing <\/em>lebih hemat biaya jika dibandingkan dengan <em>traditional marketing, <\/em>seperti mencetak brosur, memasang iklan di <em>billboard<\/em>, memasang iklan di TV, dan lain sebagainya. <em>Traditional marketing <\/em>dapat dikatakan lebih mahal karena <em>effort <\/em>dan biaya yang dibutuhkan jauh lebih besar dibandingkan <em>digital marketing<\/em>, sementara hasil <em>reach<\/em>-nya tidak sebanyak <em>digital marketing<\/em>. Jika suatu perusahaan atau <em>brand <\/em>mengincar target audiens yang lebih luas, bahkan hingga audiens global, maka jawabannya adalah dengan menerapkan berbagai strategi <em>digital marketing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>3. Lebih tepat sasaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Digital marketing <\/em>memungkinkan perusahaan untuk mengetahui dan menentukan audiens mereka hingga sespesifik mungkin, baik dari aspek demografi, perilaku (<em>behavior<\/em>), hobi atau kesukaan (<em>interest<\/em>), dan lain-lain. Hal ini membuat <em>campaign <\/em>bisnis menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, perusahaan memutuskan untuk melakukan <em>digital marketing campaign <\/em>melalui pemasangan iklan pada <em>platform <\/em>media sosial tertentu. Dengan algoritma media sosial yang canggih, iklan yang dipasang tersebut hanya akan muncul pada <em>user-user <\/em>yang relevan sesuai dengan target audiens yang diinginkan. Sehingga kemungkinan terjadinya <em>conversion <\/em>akan lebih meningkat.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>4. Menyediakan <\/strong><strong><em>insight<\/em><\/strong><strong> berdasarkan data<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu manfaat <em>digital marketing<\/em> yang paling penting yaitu dapat menyediakan <em>insight <\/em>berdasarkan data. <em>Digital marketing <\/em>bahkan bisa memberikan data <em>real-time <\/em>mengenai performa <em>campaign <\/em>yang sedang berjalan, sehingga perusahaan dapat membuat keputusan yang optimal berdasarkan data. Perusahaan juga dapat membuat <em>report <\/em>mingguan maupun bulanan untuk membandingkan performa <em>digital marketing <\/em>dari waktu ke waktu secara terperinci.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>5. Meningkatkan ROI<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Return on Investment<\/em> (ROI) adalah istilah yang menggambarkan seberapa besar keuntungan yang bisa didapatkan perusahaan setelah menginvestasikan sejumlah biaya. Strategi <em>digital marketing<\/em> yang optimal dapat membuat ROI lebih meningkat dibandingkan hanya dengan mengandalkan metode <em>marketing <\/em>tradisional saja.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>Apa Itu Strategi <em>Digital Marketing<\/em>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Strategi <em>digital marketing <\/em>cukup luas dan terdiri atas berbagai macam aktivitas yang melibatkan banyak <em>channel <\/em>digital. Seperti apa contoh strategi <em>digital marketing<\/em>? Secara umum, strategi <em>digital marketing <\/em>yang bisa dilakukan oleh suatu bisnis antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>1. <\/strong><strong><em>Digital Activation<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi <em>digital marketing <\/em>yang pertama yaitu <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/digital-activation-penting-dalam-brand\/\"><em>digital activation<\/em>.<\/a> <em>Digital activation <\/em>adalah proses memanfaatkan <em>channel <\/em>digital, seperti media sosial, email, dan <em>online advertising <\/em>untuk menciptakan <em>brand awareness <\/em>dan ketertarikan terhadap suatu <em>brand<\/em>. <em>Digital activation<\/em> dapat dilakukan dengan berbagai bentuk kegiatan yang menciptakan pengalaman menarik bagi audiens, seperti kontes <em>online<\/em>, kuis, <em>game<\/em>, dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk menciptakan \u201ckeramaian\u201d di sekeliling <em>brand <\/em>tersebut agar mendorong audiens untuk membeli produk, melakukan <em>subscribe<\/em>, atau membagikan (<em>share<\/em>) konten tersebut kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Digital activation <\/em>umumnya dilakukan bersamaan dengan strategi <em>digital marketing<\/em> yang lain, seperti <em>social media marketing<\/em>, untuk menciptakan <em>campaign <\/em>yang lebih efektif. Dengan menciptakan kegiatan yang menarik bagi audiens, tentunya dapat meningkatkan <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/branding\/mengetahui-meningkatkan-engagement-rate-instagram\/\">engagement <\/a><\/em>antara <em>brand <\/em>dengan <em>customer<\/em>. Selain itu, <em>customer <\/em>juga akan mengingat pengalaman tersebut sebagai pengalaman yang baik demi terciptanya loyalitas pelanggan terhadap <em>brand<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>2. <\/strong><strong><em>Content Development<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi <em>digital marketing <\/em>yang kedua yaitu <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/content-development-pengertian-strategi-skill-yang-dikuasai\/\">content development<\/a><\/em>. Seperti namanya, <em>content development <\/em>merupakan strategi yang dilakukan melalui pembuatan berbagai konten digital, baik berupa teks atau <em>copy<\/em>, gambar, maupun video. Konten-konten digital ini kemudian akan di-<em>upload <\/em>ke berbagai <em>platform<\/em>, seperti <em>social media<\/em> dan <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/website\/mengenal-website-development-bikin-website-jadi-lebih-menarik\/\">website<\/a><\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam melakukan <em>content development<\/em>, dibutuhkan riset yang mendalam terkait konten yang akan dibuat sebelum konten tersebut dipublikasikan. Riset dibutuhkan agar konten yang dibuat mengandung informasi yang benar dan sesuai fakta. Konten yang dibuat umumnya berpusat pada topik tertentu yang relevan dengan <em>brand<\/em> atau produk yang sedang dipromosikan. Konten ini dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan <em>engagement <\/em>antara <em>brand <\/em>dengan audiens, serta mendorong audiens untuk melakukan suatu aksi yang dapat menguntungkan <em>brand<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>3. <\/strong><strong><em>Social Media Marketing<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/services\/digital-marketing\/social-media-marketing\">Social media marketing<\/a> <\/em>merupakan strategi <em>digital marketing <\/em>yang dilakukan dengan memanfaatkan berbagai <em>social media platform<\/em>, seperti Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, TikTok, YouTube, dan sebagainya. Tujuan dilakukannya <em>social media marketing <\/em>adalah untuk membangun <em>engagement <\/em>dengan audiens yang dapat berpengaruh pada meningkatnya <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/branding\/brand-awareness-pengertian-manfaat-jenis-cara-meningkatkan\/\">brand awareness<\/a> <\/em>dan <em>conversion<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Social media marketing <\/em>dapat berupa berbagai bentuk aktivitas, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Membuat beragam konten yang menarik dan <em>engaging<\/em> dalam bentuk gambar, video, atau <em>blog post<\/em>, kemudian membagikannya di media sosial<\/li><li>Menjalankan <em>campaign <\/em>iklan media sosial yang memanfaatkan fitur <em>ads <\/em>pada <em>platform<\/em> yang digunakan<\/li><li>Berinteraksi dengan <em>followers <\/em>dan <em>customer <\/em>melalui <em>comment section<\/em> dan <em>direct messages <\/em>untuk menciptakan hubungan yang loyal<\/li><li>Memonitor dan menganalisa data <em>insight <\/em>dari <em>platform <\/em>media sosial yang digunakan terkait <em>campaign <\/em>yang dijalankan sebagai bahan membuat <em>report <\/em>dan evaluasi<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3><strong>4. <\/strong><strong><em>Search Engine Optimization<\/em><\/strong><strong> (SEO)&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi <em>digital marketing <\/em>yang berikutnya yaitu <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/seo\/apa-itu-seo-pengertian-cara-kerja-manfaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/seo\/apa-itu-seo-pengertian-cara-kerja-manfaat\/\">SEO atau <em>Search Engine Optimization<\/em><\/a>. SEO adalah praktik untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas dari <em>website traffic <\/em>dengan cara meningkatkan visibilitas situs atau halaman <em>web <\/em>pada <em>Search Engine Results Pages<\/em> (SERPs). SEO dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas, seperti mengoptimasi konten, struktur, serta faktor-faktor lainnya pada suatu <em>website<\/em> agar dapat mencapai <em>rank <\/em>yang lebih tinggi pada SERP.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai aktivitas lain yang juga terlibat dalam SEO yaitu seperti memasukkan <em>keywords <\/em>pada konten, meningkatkan <em>loading speed <\/em>dan <em>usability <\/em>pada <em>website<\/em>, menciptakan <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/seo\/fungsi-backlink-adalah\/\">backlink <\/a><\/em>yang berkualitas, serta memastikan <em>website <\/em>tersebut <em>mobile-friendly<\/em>. Tujuan SEO adalah untuk meningkatkan <em>organic traffic <\/em>suatu <em>website <\/em>sehingga dapat mencapai <em>non-paid rank <\/em>yang tinggi. Hal ini juga dapat berpengaruh pada <em>brand awareness <\/em>dan <em>conversion<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>5. <\/strong><strong><em>Creative Design<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/design\/grafis\/creative-design-menjadi-pekerjaan-terbaik-di-era-digital\/\">Creative design<\/a> <\/em>merupakan bagian yang tidak boleh terlewat dari strategi <em>digital marketing<\/em>. <em>Creative design <\/em>merupakan proses pembuatan berbagai desain yang unik dan menarik secara visual dengan tujuan untuk mengkomunikasikan ide atau pesan. Desain yang dibuat mengkombinasikan berbagai elemen, seperti gambar, teks, warna, bentuk, dan typography.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Creative design<\/em> dapat diimplementasikan pada berbagai bidang, seperti <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/design\/grafis\/desainer-grafis-apa-tugasnya-dan-keahlian-yang-dibutuhkan\/\">graphic design<\/a>, product design, web design<\/em>, dan <em>advertising<\/em>. Pembuatan desain ini tidak hanya penting untuk komunikasi visual, namun juga penting untuk menciptakan <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/branding\/brand-identity-pengertian-manfaat-cara-melakukannya\/\">brand identity<\/a><\/em> dan <em>user experience<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>6. UI\/UX<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/design\/ui-ux\/perbedaan-ui-user-interface-ux-user-experience\/\">UI (<em>User Interface<\/em>) dan UX (<em>User Experience<\/em>)<\/a> adalah dua hal yang berbeda namun saling berkaitan dan berperan penting dalam pembuatan desain produk maupun layanan digital. UI merujuk pada desain visual yang ditampilkan, sedangkan UX merujuk pada pengalaman yang dirasakan pengguna ketika menggunakan suatu aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia digital, peran UI\/UX sangat penting untuk menciptakan pengalaman penggunaan aplikasi yang baik, sehingga <em>user <\/em>merasa nyaman dan terbantu. Hal ini dapat mengarah pada loyalitas <em>user <\/em>terhadap aplikasi atau terhadap suatu <em>brand <\/em>secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>7. <\/strong><strong><em>Website &amp; App Development<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Website <\/em>dan<em> <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/website\/pengertian-app-development-proses-dan-tujuan\/\">app development <\/a><\/em>merupakan proses pembuatan dan pembangunan aplikasi serta situs dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman dan <em>framework<\/em>. <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/development\/website\/mengenal-website-development-bikin-website-jadi-lebih-menarik\/\">Website development<\/a> <\/em>meliputi aktivitas seperti <em>designing, coding, <\/em>dan <em>publishing <\/em>suatu situs <em>web <\/em>yang dapat diakses secara publik melalui internet. Sedangkan <em>app development <\/em>merujuk pada pembangunan suatu aplikasi <em>software <\/em>yang umumnya dijalankan melalui <em>gadget<\/em>, seperti <em>smartphone <\/em>dan tablet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Website <\/em>dan<em> app development <\/em>membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai bahasa pemrograman, seperti HTML, CSS, JavaScript, serta beragam <em>framework <\/em>dan <em>library<\/em>, seperti React, Angular, dan Vue. proses pembuatan <em>website <\/em>dan <em>app <\/em>juga melibatkan kerjasama dengan tim <em>designer<\/em>, <em>project manager, <\/em>hingga <em>stakeholder <\/em>perusahaan untuk memastikan bahwa produk yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>8. <\/strong><strong><em>Pay Per Click <\/em><\/strong><strong>(PPC)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/ads\/pengertian-pay-per-click-contoh-keuntungan-dan-cara-kerja\/\"><em>Pay Per Click<\/em> (PPC)<\/a> merupakan strategi <em>digital marketing<\/em> berupa iklan atau <em>ads <\/em>di mana pihak pemasang iklan akan membayar sejumlah biaya setiap kali iklan yang dipasang diklik oleh <em>customer<\/em>. Tujuan digunakannya strategi PPC yakni untuk mendorong <em>traffic <\/em>ke <em>website <\/em>setiap kali <em>user<\/em> menekan klik pada <em>website <\/em>yang diiklankan. <em>Website <\/em>yang diiklankan akan muncul di <em>rank <\/em>atas pada SERPs selama periode pemasangan iklan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada <em>campaign <\/em>PPC, pemasang iklan akan melakukan <em>bid <\/em>pada <em>keywords <\/em>spesifik yang relevan dengan target audiens mereka. Ketika <em>user <\/em>mengetikkan frasa pada mesin pencari dan frasa tersebut meliputi <em>keywords <\/em>yang di-<em>bid<\/em>, maka mesin pencari akan menampilkan iklan <em>website <\/em>yang relevan. Jika <em>user <\/em>klik pada iklan <em>website <\/em>tersebut, maka pihak penyedia iklan akan menagih biaya kepada pemasang iklan.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi PPC sangat cocok bagi perusahaan yang ingin mendapatkan <em>targeted traffic <\/em>pada halaman <em>website <\/em>tertentu, misalnya halaman produk atau layanan. Bahkan target audiensnya dapat diatur secara spesifik berdasarkan aspek-aspek tertentu, misalnya lokasi, demografi, dan <em>interest<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>9. <\/strong><strong><em>Media Buying<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi <em>digital marketing<\/em> yang terakhir adalah <em>media buying<\/em>. <em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/ads\/pengertian-media-buying-jenis-dan-jenis\/\">Media buying<\/a> <\/em>merupakan proses pembelian <em>advertising space <\/em>pada berbagai <em>media channel<\/em>, seperti televisi, radio, media cetak, serta media digital. <em>Media buying <\/em>dilakukan untuk mencapai target audiens tertentu sesuai <em>channel <\/em>yang digunakan. Aktivitas <em>media buying <\/em>meliputi riset, negosiasi, dan pembelian <em>space <\/em>iklan<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan <em>media buying <\/em>adalah untuk mencapai target audiens yang diinginkan dan mendapatkan <em>impact <\/em>yang optimal sesuai <em>budget <\/em>iklan yang dimiliki. Proses melakukan <em>media buying <\/em>cukup kompleks sehingga dibutuhkan pengetahuan mendalam terkait <em>media planning. <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/media-planning-pengertian-komponen-faktor\/\">Media planning<\/a> <\/em>yang baik berfungsi agar perusahaan bisa mendapatkan hasil maksimal dari <em>investment <\/em>yang sudah dilakukan melalui <em>media buying<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai strategi <em>digital marketing <\/em>yang telah disebutkan di atas, sebaiknya dilakukan secara bersamaan untuk mendapatkan strategi yang utuh dan hasil yang lebih optimal. Namun, untuk menentukan strategi apa yang terbaik untuk dilakukan tentunya membutuhkan konsultasi dan riset terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>10. <\/strong><strong><em>Guerilla Marketing<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/pengertian-guerilla-marketing-manfaat-contoh\/\">Guerilla marketing <\/a><\/em>adalah <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/strategi-marketing-live-streaming\/\">strategi <em>marketing<\/em><\/a> untuk mempromosikan produk, layanan, atau <em>brand<\/em> melalui cara yang unik dan <em>unconventional<\/em>. Strategi <em>marketing <\/em>ini seringkali melibatkan teknik yang kreatif namun memiliki <em>cost <\/em>yang rendah. Contoh <em>guerilla marketing <\/em>yaitu seperti <em>street art<\/em>, <em>flash mobs<\/em>, atau video viral yang disebarluaskan melalui media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama dari <em>guerilla marketing <\/em>adalah untuk menghasilkan keramaian dan perhatian dari masyarakat. Untuk dapat memicu keramaian, tentunya dibutuhkan suatu konten <em>marketing <\/em>yang unik dan <em>memorable<\/em>, sehingga masyarakat yang melihat konten tersebut akan terpikat dan lebih <em>engaged<\/em>. Oleh karena itu, dibutuhkan imajinasi dan kreativitas tinggi untuk melakukan <em>guerilla marketing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Guerilla marketing<\/em> dapat menjadi pilihan yang efektif bagi bisnis kecil atau <em>startup <\/em>yang belum memiliki dana besar untuk kebutuhan <em>marketing<\/em>. Namun, pastikan ide dan strategi yang digunakan benar-benar kreatif dan telah dipersiapkan dengan matang agar dapat mencapai target yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>11. <\/strong><strong><em>Growth Hacking<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/ads\/pengertian-growth-hacking-metode-dan-strategi\/\">Growth hacking<\/a><\/em> adalah strategi <em>marketing <\/em>yang berfokus pada eksperimen dan optimisasi berbasis data untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang signifikan dan <em>sustainable<\/em>. Strategi <em>growth hacking<\/em> meliputi proses identifikasi dan implementasi taktik yang inovatif untuk memperoleh dan mempertahankan pelanggan, meningkatkan <em>revenue<\/em>, serta meningkatkan performa bisnis secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari <em>growth hacking <\/em>adalah untuk menemukan cara yang paling efektif dan efisien untuk membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis. Strategi ini membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap <em>customer behavior<\/em> dan <em>data analysis <\/em>untuk mengidentifikasi eksperimen mana yang <em>works <\/em>dan mana yang tidak.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Growth hacking<\/em> banyak digunakan oleh <em>startup <\/em>maupun perusahaan teknologi yang memiliki tujuan untuk tumbuh secara cepat dan bersaing dengan perusahaan lain yang sudah lebih dulu tumbuh. Namun, strategi ini juga dapat diterapkan pada jenis perusahaan lainnya ataupun bidang industri lain di luar teknologi.<\/p>\n\n\n\n<h3><strong>12. <\/strong><strong><em>Performance Marketing<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/pengertian-performance-marketing-dan-manfaat\/\">Performance marketing<\/a><\/em> adalah salah satu teknik <em>marketing <\/em>yang dilakukan melalui pemasangan <em>ads <\/em>atau iklan <em>digital<\/em>. Dalam <em>performance marketing, <\/em>pemasang iklan akan membayar sejumlah biaya kepada <em>publisher <\/em>atau <em>platform <\/em>untuk iklan atau <em>ads <\/em>yang dipasang pada <em>platform <\/em>mereka. Namun, pembayaran ini bergantung pada aksi yang terjadi pada <em>ads <\/em>tersebut, misalnya seperti <em>clicks, conversions, leads, <\/em>atau<em> sales<\/em>. Jadi, pembayarannya tidak <em>simply <\/em>hanya untuk pemasangan <em>ads <\/em>saja, namun bergantung pada aksi atau <em>outcome <\/em>yang terjadi pada <em>ads <\/em>yang sudah dipasang.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><em>Performance marketing<\/em> dapat berupa berbagai macam strategi, seperti <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/marketing\/digital\/apa-itu-sem-dan-perbedaannya-dengan-seo\/\"><em>search engine marketing <\/em>(SEM)<\/a>, <em>affiliate marketing<\/em>, <em>email marketing<\/em>, <em>display advertising<\/em>, dan <em>social media advertising<\/em>. Teknik <em>marketing <\/em>ini biasa digunakan untuk mencapai tujuan bisnis yang spesifik, misalnya meningkatkan <em>revenue<\/em>, memperoleh <em>customer<\/em>, atau <em>brand awareness<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu keuntungan melakukan teknik <em>performance marketing <\/em>adalah pemasang iklan dapat mengukur seberapa efektif <em>campaign <\/em>yang akan dilakukan dan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan. Hal ini dapat diperhitungkan dari adanya metrik tertentu, seperti <em>click-through rates<\/em>, <em>conversion rates<\/em>, dan <em>return on ad spend<\/em> (ROAS). Dengan begitu, pemasang iklan dapat menentukan alokasi dana yang tepat untuk mendapatkan <em>impact <\/em>yang maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan dengan pemasaran tradisional seperti pemasangan iklan melalui TV, radio, atau iklan cetak, <em>performance marketing <\/em>diyakini sebagai strategi yang lebih <em>cost-effective <\/em>karena biaya dan <em>impact <\/em>yang akan diperoleh dapat diperhitungkan sebelumnya. <em>Performance marketing <\/em>juga cocok untuk diterapkan pada berbagai macam bisnis, terutama bisnis yang lebih banyak dijalankan secara <em>online<\/em>, seperti <em>e-commerce<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan mengenai apa itu <em>digital marketing<\/em>, meliputi pengertian, strategi, konsep, dan tujuannya. Bagi perusahaan yang ingin mempromosikan <em>brand, <\/em>produk, maupun layanan yang dimiliki secara digital serta memperkokoh eksistensinya di dunia digital, dapat memanfaatkan berbagai strategi <em>digital marketing<\/em> yang telah disebutkan di atas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perlu diketahui oleh perusahaan atau <em>brand <\/em>bahwa mereka tidak perlu melakukan strategi <em>digital marketing <\/em>ini sendiri karena mereka dapat melakukannya dengan bantuan dari <em>digital marketing agency <\/em>yang telah <em>expert <\/em>di bidangnya seperti <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Bounche Indonesia<\/strong><\/a>. Bounche merupakan perusahaan yang bergerak di bidang <em>digital marketing <\/em>yang berusaha membantu klien untuk membuat, merancang, serta mengelola kegiatan pemasaran digital. Tidak hanya di Indonesia, Bounche juga telah berekspansi ke Singapura dan Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang telah dibahas sebelumnya, <em>digital marketing <\/em>terdiri atas berbagai macam strategi yang berbeda-beda, namun sebaiknya dijalankan secara bersamaan agar menjadi satu-kesatuan yang utuh dan saling mendukung satu sama lain. Dengan bekerja sama dengan Bounche, perusahaan atau <em>brand <\/em>tidak perlu menyediakan <em>manpower <\/em>tersendiri untuk melaksanakan berbagai aktivitas <em>digital marketing<\/em> yang cenderung banyak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan cukup bekerja sama dengan Bounche untuk segala kebutuhan terkait pemasaran digital. Selain itu, perusahaan juga dapat berkonsultasi kepada digital agency, Bounche, untuk menentukan strategi atau <a href=\"https:\/\/www.bounche.com\/services\/digital-marketing\">layanan <em>digital marketing<\/em><\/a><em> <\/em>apa yang paling dibutuhkan dengan kondisi perusahaan terkini. Dengan begitu, perusahaan dapat lebih menghemat waktu, tenaga, serta biaya untuk melakukan <em>digital marketing campaign <\/em>yang efektif dan efisien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa tahun belakangan ini, dunia digital telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Perkembangan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1318,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[121],"tags":[169],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1317"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1317"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3798,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1317\/revisions\/3798"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bounche.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}