SEO: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya Bagi Website

Ketika terjun di dunia digital marketing, ada yang namanya strategi SEO. Strategi ini membantu performa website muncul dalam pencarian organik, juga untuk mengejar ranking teratas di mesin pencari (search engine). Apa itu SEO dan seberapa penting strategi ini? Kamu akan lebih paham setelah mengetahui sebuah penelitian yang dikeluarkan oleh Search Engine Journal.

Mengutip dari prnewswire.com, jurnal tersebut menyebutkan bahwa 34,4% dari semua search result di desktop tidak menghasilkan klik, sedangkan 62,5% users tidak pernah mengklik tautan search result di mobile. Sedangkan pengguna smartphone dan internet terus meningkat secara cepat. Terutama di negara berkembang, seperti Indonesia. Pada bulan Januari 2022, pengguna smartphone di dunia bahkan mencapai 3,5 miliar yaitu 45,12% dari populasi di dunia. 

Dari data tersebut bisa dikatakan bahwa strategi SEO dapat berupaya memaksimalkan kualitas website agar lebih banyak yang mengklik di dalam mesin pencari. Yuk, telusuri tentang SEO lebih jauh di bawah ini. 

Pengertian SEO 

Kepanjangan dari SEO adalah Search Engine Optimization. Sederhananya, strategi ini adalah proses untuk meningkatkan visibilitas website ketika kamu sedang mencari produk atau informasi yang berhubungan dengan sebuah perusahaan atau bisnis dalam mesin pencari. Semakin maksimal visibilitas website maka semakin banyak yang mengunjungi website tersebut.

Dari sekian banyak mesin pencari selain Google, yaitu Yahoo! Atau Bing, justru Google lebih diutamakan. Mengapa? Menyadur penjelasan dari niagahoster.co.id, bahwa faktanya setiap hari ada 3,5 miliar pencarian di Google dan 53% traffic website datang dari pencarian organik. Pengunjung mencari informasi menggunakan keyword melalui mesin pencari Google. Sudah jelas alasannya, bukan?

Jika kamu pernah mendengar SEM (Search Engine Marketing), lalu apa perbedaannya dengan SEO? Apabila SEO menghasilkan dari pencarian organik yang fokusnya untuk meningkatkan performa website dan membutuhkan waktu lama untuk performed. Sedangkan SEM lebih kepada mencari hasil yang secara cepat dengan menampilkan label ‘ad’ atau ‘iklan’ dalam mesin pencarian.

Jenis-Jenis SEO

Ada beragam jenis SEO yang bisa dipraktekkan untuk mengoptimalkan performa website. Cara-cara ini memiliki proses yang berbeda, mulai dari penulisan konten hingga struktur yang harus dibenahi dalam website. Berikut 3 jenisnya dan contoh dari masing-masing jenis:

SEO On-Page

On-page SEO adalah strategi yang memaksimalkan konten untuk meningkatkan ranking suatu website. Melalui pemilihan keywords (main keywords, short tail atau long tail keywords) dalam konten tersebut, tentu didukung isi konten yang berkualitas dan jelas. Lebih tepatnya konten yang SEO friendly. Cara ini juga yang bisa dilakukan untuk membuat konten marketing menggunakan strategi SEO untuk mempromosikan brand

Terdapat beberapa aspek yang dilakukan secara optimal pada strategi On-page SEO, yaitu:

  • Meta Descriptions

Merupakan penjelasan singkat namun mencakup apa yang dibahas dalam website atau isi konten. Dengan begitu dapat memberikan gambaran kepada orang yang membacanya.

  • Judul dan struktur konten 

Membuat judul dan struktur konten menggunakan keywords, baik keywords utama dengan search volume tinggi atau keywords pendukung lainnya yang terkait dengan keywords utama tersebut. Pada judul dan subjudul dalam konten biasanya disebut dalam format heading (H1, H2, H3, dan seterusnya).

  • Gambar konten

Gambar pada isi konten juga perlu untuk mendukung isi konten lebih optimal dan dipahami pembaca.

  • Internal Links

Link atau tautan ini membantu mengarahkan suatu halaman dalam ke halaman lainnya pada website yang sama. Ini memudahkan mesin pencari dalam mengindeksi website sekaligus memudahkan navigasi pembaca juga.

  • Struktur URL

Bagian ini juga harus mewakili penjelasan isi suatu halaman pada website dengan menggunakan keywords yang sudah dipilih. 

  • Alt Text

Bagian penting untuk menguatkan informasi suatu gambar/image dalam website. 

SEO Off-Page

Berbeda halnya dengan strategi off-page SEO, yang mana cara ini dilakukan bukan dalam website. Lebih kepada melibatkan membangun hubungan dan membuat konten yang dapat dibagikan orang tentang website tersebut. Berikut beberapa aspeknya:

  1. Link building atau backlink, yaitu cara untuk mendapatkan link dari website lain.
  2. Mempromosikan konten melalui media sosial atau saluran marketing lainnya.
  3. Meningkatkan domain authority, yaitu memprediksi peluang ranking website tersebut di mesin pencari. 
  4. Meningkatkan page authority, yaitu skor peluang halaman dalam website untuk berada di ranking teratas mesin pencari.
  5. Melakukan guest blog, yaitu memasang artikel website di website lain, yang mana artikel di website lain memasukkan backlink ke website utama.

Technical SEO

Jenis yang terakhir adalah technical SEO. Cara ini dapat membantu mesin pencari ‘membaca’ atau ‘merangkak’ halaman website dan meningkatkan user experience. Adanya teknis yang tepat, semakin memudahkan mesin pencari menemukan website lebih mudah. 

Beberapa cara dalam technical SEO, yaitu: 

  1. Kecepatan website / loading speed
  2. Crawlability atau cara mesin pencari membaca halaman website
  3. Tampilan yang  user-friendly melalui tata letak yang mudah, menarik dan desain bagus
  4. Keamanan situs (SSL)
  5. XML Sitemap
  6. Indexability agar website muncul di mesin pencari.
SEO: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk Website - 2

Seperti Apa Cara Kerja SEO?

Selanjutnya bagaimana cara kerja SEO itu sendiri? Ketika kamu mengetik keywords di mesin pencari Google, akan muncul deretan website dalam setiap halaman, mulai halaman 1 hingga seterusnya, yang merupakan hasil algoritma mesin pencari tersebut. Dalam hal ini, bagaimana teknik SEO bekerja? 

  1. Crawling: proses mesin pencari untuk mengumpulkan dan menyimpan banyak halaman website yang baru jadi atau yang sudah update di dalamnya.
  2. Indexing: proses mesin pencari untuk mempelajari website melalui identifikasi tulisan dan deskripsi dengan keywords yang digunakan, nantinya halaman tersebut akan masuk ke dalam database.
  3. Calculating relevancy: pada satu halaman website punya lebih dari satu keywords yang diimplementasikan, selanjutnya mesin pencari akan menghitung relevansi pada halaman yang sudah terindeksi keywords tersebut. 
  4. Pulling result: mesin pencari memilih hasil dari proses relevansi, yaitu keywords yang sangat relevan kemudian menampilkan website ke dalam daftar mesin pencari di browser

Manfaat SEO untuk Website dan Bisnis

Dari penjelasan di atas, strategi SEO pada website memang cukup panjang dan banyak. Namun jika semua diimplementasikan dengan baik, maka hasilnya juga akan terlihat. Jadi, manfaat SEO tidak hanya untuk keuntungan website saja, tetapi juga untuk bisnis, yaitu:

  1. Mendatangkan banyak traffic karena dapat menarik banyak pengunjung yang melakukan klik website tersebut
  2. Memudahkan pengunjung menemukan website
  3. Menarik target audiens yang tepat sesuai tujuan
  4. Meningkatkan brand awareness
  5. Meningkatkan penjualan produk dalam bisnisnya di ranah digital
  6. Membangun top-of-mind produk

Nah, begitulah ulasan tentang strategi SEO. Bisa dikatakan strategi ini membutuhkan proses panjang yang berlapis-lapis, juga waktu yang tidak sebentar. Hal ini pula yang membuat profesi SEO Specialist dibutuhkan perusahaan yang ingin mempromosikan produk mereka melalui digital marketing.